GEJOLAK CORONA
Saat kudengar gejolak Wuhan
Kusangka upah sebuah kesombongan
Atas kehebatannya mengalahkan
Namun,
Sangkaku tlah salah
Gejolak merebak mendunia
Hingga sampai pula ke nusantara
Duh wahai Raja Yang Mulia
Kami sadar ujian saatnya
Hadapi cobaan atau musibah
Benarkah sabar ada batasnya
Siang malam dengar berita
Angka angka kian bertambah
Semua hanya bisa praduga
Kapan pandemi tuntas slamanya
Ribuan nyawa kembali padaNya
Kuteringat beragam kisah
Al quran bercerita
Kisah lama dalam firmanNya
Kisah para nabi
Yang selalu ajarkan diri
Aqidah akhlaq mawas diri
Agar mampu empati dan hargai
Rotibul Hadad nasehat ulama
Penangkal balak marabahaya
Refleksi diri yang utama
Jangan tanya siapa yang salah
Gresik, 15 April 2020
22.34
Minggu, 19 April 2020
COVID NINETEEN
COVID-NINETEEN
Covid-nineteen
Dunia kau buat panik
Segala lini sibuk berbisik
Pakar sains teknologi terusik
Bahas solusi berbagai konflik
Amerika, Spanyol, Italia
Jerman, Perancis dan lainnya
Korban berjatuhan tiap harinya
Tak peduli dimana dan siapa dia
Pejuang kemanusiaan sungguh berjasa
Taruhan nyawa dan statusnya
Perawat dan dokter pun tak kuasa
Sebab kun fayakun olehNya
Covid nineteen
Penduduk dunia jadi merana
Kelaparan, kesedihan, ketakutan yang melanda
Meronta ronta tak tentu arah
Mekkah Madinah disterilkan
Rindu rosul tak tertahankan
Wirid spiritual dikumandangkan
Pertebal imun dari makanan halal
Agar daya tahan tetap handal
Covid nineteen
Sejarah dunia mengubah paradigma
Makhluk sosial bersatu berderma
Berlomba salurkan bersama
Materi, tenaga tak pandang suku agama
Covid nineteen
Mampukah menyadarkan kita semua
Persaudaraan bangsa untuk umat manusia
Bukan ego atau pencitraan belaka
Gresik, 17 April 2020
05.26#
Covid-nineteen
Dunia kau buat panik
Segala lini sibuk berbisik
Pakar sains teknologi terusik
Bahas solusi berbagai konflik
Amerika, Spanyol, Italia
Jerman, Perancis dan lainnya
Korban berjatuhan tiap harinya
Tak peduli dimana dan siapa dia
Pejuang kemanusiaan sungguh berjasa
Taruhan nyawa dan statusnya
Perawat dan dokter pun tak kuasa
Sebab kun fayakun olehNya
Covid nineteen
Penduduk dunia jadi merana
Kelaparan, kesedihan, ketakutan yang melanda
Meronta ronta tak tentu arah
Mekkah Madinah disterilkan
Rindu rosul tak tertahankan
Wirid spiritual dikumandangkan
Pertebal imun dari makanan halal
Agar daya tahan tetap handal
Covid nineteen
Sejarah dunia mengubah paradigma
Makhluk sosial bersatu berderma
Berlomba salurkan bersama
Materi, tenaga tak pandang suku agama
Covid nineteen
Mampukah menyadarkan kita semua
Persaudaraan bangsa untuk umat manusia
Bukan ego atau pencitraan belaka
Gresik, 17 April 2020
05.26#
CORONA
CORONA
Corona
Hadirmu binal di era digital
Membuat satu persatu nyawa terpental
Hingga namamu mencuat viral
Nasional hingga internasional
Corona
Semua ingin melawanmu
Semua ingin menghadangmu
Syair syair likhomsatun berdengung
Dari bilik nyata sampai lingkaran maya
Corona
Ku tak ingin memakimu
Sebab diri ini pun tak lebih baik darimu
Dosaku tak terkira tak terhitung jumlahnya
Namun tetap tak henti harap ampunanNya
Corona
Menu ayat suci itulah
Membuat derai air mata
Ada virus lebih kejam ternyata
Yah..
Virus bisikan setan durjana
Menghancurkan jiwa merusak raga
Membawa angkara murka
Menjadikan malapetaka
Corona
Syukur alhamdulillaah
Semoga tetap terjaga
Hidup mati untukNya
Raih syurga bahagia di alam baqa
Gresik, 15 April 2020
*19.18*
COVID-19
PANDEMI CORONA
Sebulan terasa sudah
Jaga jarak antar sesama
Dekat keluarga dalam serumah
Demi cegah pandemi corona
Keluar rumah pakai masker
Kemana mana bawa handsanitizer
Tak perlu anggap diri menjadi super
Atau orang lain yang lebih killer
Belajar dari rumah
Bekerja dari rumah
Sembahyang dirumah
Pengajian lewat whatsapp saja
Ibu rumah tangga mendadak jadi guru
Dari dapur bergegas buka buku
Tiap hari muncul tugas baru
Ternyata begini tugas seorang guru
Guru ditantang model baru
Kembangkan diri walau dari jauh
Pastikan diri akan mampu
Bukti profesional ingin maju
Jamaah pengajian libur sementara
Yakinlah banyak jalan menuju roma
Hijrah simak jaringan WA
Jadikan grup tak ngobrol saja
Tiap orang jadi juru bicara
Spontan mahir ulas berita
Semua narapidana dibebaskan keluar
Kriminal mulai tampak liar
Ah, jangan ada pikiran nyasar
Tahan berita dusta beredar
Jaga hati gunakan otak sadar
Semua panik semua gundah
Membilang angka semakin bertambah
Mari bangun kerjasama dan saling percaya
Solidaritas benteng utama
Thibbil Qulub jadi senjata
Sayyidul Istighfar penghapus dosa
Gresik, 15 April 2020
22.14
Sebulan terasa sudah
Jaga jarak antar sesama
Dekat keluarga dalam serumah
Demi cegah pandemi corona
Keluar rumah pakai masker
Kemana mana bawa handsanitizer
Tak perlu anggap diri menjadi super
Atau orang lain yang lebih killer
Belajar dari rumah
Bekerja dari rumah
Sembahyang dirumah
Pengajian lewat whatsapp saja
Ibu rumah tangga mendadak jadi guru
Dari dapur bergegas buka buku
Tiap hari muncul tugas baru
Ternyata begini tugas seorang guru
Guru ditantang model baru
Kembangkan diri walau dari jauh
Pastikan diri akan mampu
Bukti profesional ingin maju
Jamaah pengajian libur sementara
Yakinlah banyak jalan menuju roma
Hijrah simak jaringan WA
Jadikan grup tak ngobrol saja
Tiap orang jadi juru bicara
Spontan mahir ulas berita
Semua narapidana dibebaskan keluar
Kriminal mulai tampak liar
Ah, jangan ada pikiran nyasar
Tahan berita dusta beredar
Jaga hati gunakan otak sadar
Semua panik semua gundah
Membilang angka semakin bertambah
Mari bangun kerjasama dan saling percaya
Solidaritas benteng utama
Thibbil Qulub jadi senjata
Sayyidul Istighfar penghapus dosa
Gresik, 15 April 2020
22.14
Kamis, 02 April 2020
PUISI KERINDUAN
MENYULAM RINDU
Dinginnya malam menusuk kalbu
Mendekap merinding bulu kudu
Kulangkahkan kaki memendam rindu
Mencari jejak jejak irama syahdu
Hati berguncang hempaskan deburan
Tarian camar diantara semburat goresan
Jalinan cinta terlena dalam keromatisan
Bayangan semu dibalik jingga yang menawan
Senandung kasih masih kurasakan
Gejolak rasa yang sangat mendalam
Mengapa rindu ini semakin menghujam
Hanya mampu menatap kerlip bintang
Sembari jemari mengukir namamu diatas sulaman
Kasihku,
Telah lama kumenantimu
Pertaruhkan segala kesetiaanku
Berlayar ditengah hamparan samudra biru
Kasihku,
Ingatkah saat kau pinang diriku
Berjanji bersatu berlabuh
Mengarungi gelombang angin karang bebatu
Walau anjing menggonggong kafilah tetap berlalu
Kasihku,
Gelora cintaku terus menderu
Menghitung waktu yang kian berdebu
Kapan tiba masa itu
Memasung pilu melepas nyanyian rindu
Gresik, 3 April 2020
Rabu, 25 Maret 2020
Covid-19, Peace ah
COVID-19, PEACE AH
Baru kemarin kau bilang anak alam
Badan besar suka petualang
Keliling dunia siang dan malam
Gelombang badai tak jadi penghalang
Semua kau terjang tuk gapai tujuan
Cerita impian terus bergelanyutan
Inspirasi bergoyang pada tiap tiap insan
Makhluk sejagad menyapa menyaksikan
Siapakah kau gerangan
Yang lalu lalang di jalanan
Pulang pulanglah dengarkan sebuah bisikan
Oh Tuhanku
Kau tunjukkan keagunganMu
Bagi hamba yang terlena dalam pelukan
Kemaksiatan dan kesesatan
Semua terdiam terkunci dan menggenggam
Akankah membawa kesadaran
CintaNya yang mengingatkan
Covid-19, namamu sungguh cantik
Tingkahmu menggelitik dan unik
Dari Tuhanku yang Maha Kasih
Agar ku lebih memahami arti asih
Salam dariku wahai saudaraku
Sampaikan pada Tuhanku
Ampunkan dosa maksiatku
Dosa saudara kami, orang tua kami
para guru kami dan seluruh kaum muslimin muslimat, mukminin mukminat yang masih hidup dan yang sudah tiada.
Covid-19, ku yakin hikmah dariNya
Atas segala takdir dan kuasaNya
Tuhanku Maha Cinta
Tiada dua dalam jiwa rasa di dada
Covid-19..
Peace ahh....
Lu2x
24 Maret 2020
Work From Home
Baru kemarin kau bilang anak alam
Badan besar suka petualang
Keliling dunia siang dan malam
Gelombang badai tak jadi penghalang
Semua kau terjang tuk gapai tujuan
Cerita impian terus bergelanyutan
Inspirasi bergoyang pada tiap tiap insan
Makhluk sejagad menyapa menyaksikan
Siapakah kau gerangan
Yang lalu lalang di jalanan
Pulang pulanglah dengarkan sebuah bisikan
Oh Tuhanku
Kau tunjukkan keagunganMu
Bagi hamba yang terlena dalam pelukan
Kemaksiatan dan kesesatan
Semua terdiam terkunci dan menggenggam
Akankah membawa kesadaran
CintaNya yang mengingatkan
Covid-19, namamu sungguh cantik
Tingkahmu menggelitik dan unik
Dari Tuhanku yang Maha Kasih
Agar ku lebih memahami arti asih
Salam dariku wahai saudaraku
Sampaikan pada Tuhanku
Ampunkan dosa maksiatku
Dosa saudara kami, orang tua kami
para guru kami dan seluruh kaum muslimin muslimat, mukminin mukminat yang masih hidup dan yang sudah tiada.
Covid-19, ku yakin hikmah dariNya
Atas segala takdir dan kuasaNya
Tuhanku Maha Cinta
Tiada dua dalam jiwa rasa di dada
Covid-19..
Peace ahh....
Lu2x
24 Maret 2020
Work From Home
Senin, 17 Februari 2020
Air mata kerinduan
AIR MATA KERINDUAN
Ya Tuhanku
Satu per satu para guru kami Kau panggil
Sementara kami masih dalam kebodohan yang berkepanjangan
Dosa kami tiap hari makin menumpuk
Maksiat kami terus bertambah
Ampuni dosa kami ya Tuhanku
Kami rindu
Rindu ilmu dari para guru
Kami rindu
Rindu doa dari para guru
Kami rindu
Rindu perjumpaan dengan para guru
Rindu itu makin terasa
Saat Kau panggil ke alam baqa
Air mata berlinang
Saat masa itu terkenang
Ya Tuhanku
Ajarkan pada kami ilmu pengetahuan
Yang mampu mengentaskan kami dari segala kebodohan
Tunjukkan kami jalan yang lurus
Menuju ampunan dan ridhoMu
Berkahilah hidup mati kami
Ijinkan kami kelak berjumpa dengan para guru kami, orang orang yang kami cintai
Dengan mengharap syafa'at kekasihMu
Wahai Tuhanku
Raja Pemilik Segala Kehidupan
Akhirkan kehidupan kami dengan husnul khotimah.
Aamiin
2 Februari 2020
22.43
Dalam Kenangan
Bersama Gus Sholah
Ya Tuhanku
Satu per satu para guru kami Kau panggil
Sementara kami masih dalam kebodohan yang berkepanjangan
Dosa kami tiap hari makin menumpuk
Maksiat kami terus bertambah
Ampuni dosa kami ya Tuhanku
Kami rindu
Rindu ilmu dari para guru
Kami rindu
Rindu doa dari para guru
Kami rindu
Rindu perjumpaan dengan para guru
Rindu itu makin terasa
Saat Kau panggil ke alam baqa
Air mata berlinang
Saat masa itu terkenang
Ya Tuhanku
Ajarkan pada kami ilmu pengetahuan
Yang mampu mengentaskan kami dari segala kebodohan
Tunjukkan kami jalan yang lurus
Menuju ampunan dan ridhoMu
Berkahilah hidup mati kami
Ijinkan kami kelak berjumpa dengan para guru kami, orang orang yang kami cintai
Dengan mengharap syafa'at kekasihMu
Wahai Tuhanku
Raja Pemilik Segala Kehidupan
Akhirkan kehidupan kami dengan husnul khotimah.
Aamiin
2 Februari 2020
22.43
Dalam Kenangan
Bersama Gus Sholah
Langganan:
Postingan (Atom)