Rabu, 22 Februari 2017
DUKA
Kala ayah tiada
Bunda merana
Pupus harapan
Luntur tersapu air mata
Semua impian dan cita
Dalam kenangan
Ayah tiada bersuara
Tiada mengeluh
Berikan harapan
Kehidupan mendatang
Banting tulang wujudkan impian
Kini, keadaan menyimpang
Tuhan beri ujian
Ayah berpulang dengan tenang
Siapa sandaran kehidupan
Yakin Allah beri pertolongan
Anak yatim dalam pelukan
Pohon bambu jadi saksi
Daun berguguran bersama sepi
Saat yatim rindu kasih
Iringi ayah terakhir kali
Selamat jalan saudaraku
Kenangan selalu bersamaku
Doa handai tolan dan anak anakmu
Terpancar dalam kalbu
Semoga Allah kan selalu
Mengampuni dan merahmatimu
lu2k.3r, 22 Februari 2017
Berduka Cita
At 19.59 WIB
Selasa, 21 Februari 2017
PASRAH
Kupandangi awan hitam bergulung
Di atas menara surau
Sholawat lantang berkumandang
Seiring asap seafood bakar
Dari kedai pinggir jalan
Lalu lalang anak kecil
Tiada beban diatas punggung
Kiranya tiada terfikir olehnya
Sampai kapan mengembara
Dalam hidup serba terka
Tiada sangka tiada duga
Nyawa lepas seketika
Siapa bisa kuasa
Saat ajal sudah tiba
Ya Allah Tuhanku Maha Segala
Apa daya diri hamba
Saat lelah sudah terasa
Hanya pasrah padaMu jua
Sekitarku teman setia
Dalam ingatan dan khayalan
Masa keabadian
Sungguh sulit yang kurasa
KasihMu yang nyata
Harapan saat jumpa
lu2k.3r, 21 Februari 2017
At 21.10 WIB
On The Way
Jumat, 17 Februari 2017
DUA INSAN
Alkisah
Cerita persahabatan dua insan
Priyayi dan pribumi
Keadaan bagai langit dan bumi
Mata hati berbicara antara satu garis satu hati
Diatas keheningan siang dan kesunyian malam
Tak sejajar terbatas suatu garis
Antara dua kasta
Garis fatamorgana katulistiwa yang membentang
Garis pandangan pemisah langit dan bumi
Bertemu di ufuk saat mega merah menampakkan diri
Dua insan berjalan
Diseberang jarak kepastian
Antara dua titik kutub maya
Saling menahan dan berjuang
Upaya kewajiban tak terabaikan
Dua insan dalam persahabatan
Junjung harga diri dan etika
Pertahankan martabat
Jalin hakikat dan makrifat
Dalam ikatan bersimpul
Menyusuri bayangan setapak
Bergerak menuju satu arah
Pastikan tujuan nyata
lu2k.3r, 18 Februari 2017
Di antara doyong pohon bambu
Alas Prampon Sidoarjo
At 10.30 WIB
Rabu, 15 Februari 2017
DUA WARNA
Dua warna menyatu
Tiap warna berwarna warni
Bercampur aroma
Mengundang seri
Warna warni berpadu
Beradu keheningan
Beradu kekuatan
Beradu keinginan
Beradu ketercapaian
Menyita pandangan yang tak tentu
Saat warna warni bersatu
Putih lah yang mengaku
Saat warna warni bercerai
Hanya terdiam membisu
Tak mampu kuasai nafsu
Kehendak yang memburu
Masih ada akal yang membisik
Hati nurani jadi terusik
Siang malam inginkan selamat
Selama jantung berdetak
Datang malaikat penyelamat
Medan tak kan retak
Siapa yang mengaku
Dialah sang penjuru
Pembawa kabar gembira
Penghilang kegalauan
Mewarnai kehidupan
Penebar kebahagiaan
lu2k.3r, 16 Februari 2017
At 07.14 WIB
Senin, 13 Februari 2017
WAJAH BARU
Dalam keramaian
Dalam kesunyian
Dalam keangkuhan
Dalam kerendahan
Kepenatan
Keceriaan
Berbaur menyatu
Penuh senyuman
Antara setuju dan tidak
Antara kawan dan lawan
Saat dulu, saat sekarang
Sulut api bara menyala
Senyum ramah senyum indah
Berbagi bahagia
Atau bahagia dalam sedih
Sinis dalam kesuksesan
Bergejolak dalam dada
Ingatan melayang
Mendaki atmosfer
Menggulung awan
Desir ombak
Menyisir pantai
Menyeret bongkahan
Bergelombang
Tak tentu
Tak sama
Tak jua kutemukan
Wajah dulu
Berubah arah
Berubah warna
Asli atau palsu
Dirimulah yang berseru
Yang Kuasa Maha Tahu
Kuingin semua kembali
Kapankah
Harapan pasti kunanti
lu2k.3r, 14 Februari 2017
At 14.45 WIB
Sabtu, 11 Februari 2017
SANGKAR SURGA PEREMPUAN
Beralih hidup perempuan
Surga di telapak kaki ibu
Sampai batas waktu
Sebuah sangkar surga
Perempuan bertapa
Dibalik kerangka emas
Impian dan khayal terbatas
Berselimut asap
Berdinding ratap
Canda tawa
Gundah gulanah
Menyapu sepi
Menangkis duri
Seorang perempuan
Dalam sangkar surga
Bulan bintang menyapa
Tanpa banyak kata
Ungkap dengan bahasa
Adat kaum Jawa
Biarlah awan menyaput
Diantara gunung berkabut
Falsafah bergelut
Swargo nunut
neroko katut
lu2k.3r, 12 Februari 2017
At 14.12 WIB
Rabu, 08 Februari 2017
I LOVE SMANUSA
Makam Londo
begitulah mereka menyebutnya
bangunan sederhana termulia
bagi yang haus dahaga
pada ilmu agama
tuk dunia akhiratnya
terngiang tujuh belas tahun silam
kupijakkan kaki di makam londo
takdir mengantarku
harus bergabung disana
seorang anak mama
dari teman berkata
bukan
bukan anak mama
tapi anak termanja
bukan paling manja
namun dimanja
berdiri sebuah SMA
Nahdlatul Ulama Satu namanya
saat awal berjumpa
kusangka sarang laba-laba
pintu jendela tak terjamah
dua tangga yang pertama
saat tujuh belas tahun usia
tujuh belas tahun jua
kulepas semua
kuraih yang serupa
kubandingkan dengan kaca
sungguh luar biasa
menjadi lantai lima
tak kuasangka dan siapa sangka
sarang laba-laba jadi idola
berkah anugrah dan karunia
Tuhan Yang Kuasa
pejuang ikhlas mulia
doa para pemirsa
semoga tiada lupa
semua takdir yang Kuasa
syukur Alhamdulillah
bersemi senantiasa
semoga jaya SMANUSA
di bumi Nusantara
menggema di jagad raya
manfaat dunia hingga alam baqa
lu2k.3r, 9 Februari 2017
at 10.45
Harlah SMANUSA ke-49
Langganan:
Postingan (Atom)