Jumat, 09 Agustus 2019

KUBURKAN FATAMORGANA

Di siang bolong
Tiba-tiba raja mengagetkan singa kecil dalam keresahannya
Bintang kejora diberikan raja untuknya
Keresahan, kegundahan singa kecil hilang seketika
Harapan itu muncul di depan mata

Burung gagak, sahabat setia kemarin mengajarinya Kuburkan fatamorgana dalam kotak bayangan belaka
Hanyut dan tenggelamkan ke dalam lautan biru
Mungkin ikan paus bakal memakannya
Biarlah, biar berlalu begitu saja

Singa kecil tetap berkaca-kaca
Dengan ketakutan datangnya ular berbisa
Raja sangat bijaksana, mengajarkan berbagai makna yang ada
Memperlihatkan wibawa, simpati dan empatinya
Kala menjelajah dan mengarungi jagat semesta


10 Agustus 2019
01.40

DI UJUNG RETAK

Saatnya tiba, singa kecil menangis menjadi-jadi
Ingin melepaskan sebuah ikatan yang kuat
Sabetan itu masih sedikit terasa, walau tak senyeri dua hari yang lalu

Ulah ular berbisa dengan gemulai rayunnya berhasil menghancurkan persahabatannya dengan raja
Persahabatan itu di ujung retak

Mata sing kecil berkaca-kaca
Ingin persahabatan itu kembali semula
Burung-burung berkicau mengelilinginya, kupu-kupu menari menyertainya, bernyanyi bersama kura-kura dan lumba-lumba


7 Agustus 2019
Hotel Harris Solo

100 MANTRA SINGA KECIL

Singa kecil menahan rasa sakit
Dalam bayang-bayang pertarungan antara ular berbisa dan burung hantu
Ular berbisa sangat kuat dan tangkas
Burung hantu tetap diam dan tenang
Namun, burung hantu dalam ancaman kematian
Atau keabadian yang diraih dengan senyuman
Singa kecil benar-benar merasakan sakit
Sabetan ular berbisa yang mengenai dada menembus tulang rusuk yang meremukkannya

Duaaarrr
Duaaarrr
Duaaarrr

Dentuman itu membuat singa kecil terjingkat
Ya Tuhan
Ternyata singa kecil bermimpi
Yah
Mimpi yang sering menghantuinya
Ingin melenyapkan mimpi itu dengan 100 ramuan mujarab
Ditambah1000 mantra yang terucap
Ah, akankah mimpi itu akan datang lagi


6 Agustus 2019
Hotel Harris Solo

KEKUATAN SINGA KECIL

Termenung singa kecil memperhatikan lenggak lenggok ikan dalam kolam
Mengapa kekuatan itu tiba-tiba muncul
Benarkah bapak singa yang telah mengirimkan kekuatan itu
Kekuatan yang bisa memporak porandakan gerombolan kunang-kunang
Atau kekuatan kakek singa
Yang membuat terbirit birit gajah dan jerapah

Mungkin iya
Singa kecil belajar dari bapak singa dan kakek singa
Namun, singa kecil tetap mempertahankan kelembutannya
Yang mampu menggaet siapa saja
Gorilla, ular berbisa takluk padanya
Hingga tak terpedaya dibuatnya
Bisa pun menjadi penawar luka


lu2k.3r
17.15
25 Juli 2019

SINGA KECIL vs BINTANG

Diatas semak semak belukar singa kecil merebahkan tubuhnya
Memandang langit hitam, mencari kemanakah bintang yang dulu
Bintang yang memancarkan cahayanya
Bintang yang berjanji padanya
Mengajarinya, membimbingnya, menemaninya
Bintang yang pernah bertukar mimpi bersamanya

Suara jangkrik mengingatkan semua
Dulu aku disini bersamanya
Bercanda tawa dan tersenyum lepas seraya berkata:
Ku akan menemanimu selamanya

Singa kecil hanya memandang
Kemanakah bintang
Kuingin berjumpa dengannya
Kemanakah bintang
Ku ingin menatap indahnya

Ah, mungkin dia sedang bersembunyi di balik awan
Yah, itulah yang kurasakan
Singa kecil pun tertidur dalam penantian


lu2k.3r
24 Juli 2019

Senin, 22 Juli 2019

SINGA KECIL

Singa kecil mulai beraksi
Ambil kendali dalam situasi
Sang raja hutan memantau
Gerak gerik singa kecil

Pasukan belantara tercengang
Perlahan dan pasti singa kecil melangkah
Menuju gerbong penentuan

Seluruh mata memandang apa yang singa kecil lakukan
Burung hantu tak mau lepaskan
Mengintip dalam peraduan

Semut, belalang, capung lalu lalang ikut menyaksikan
Singa kecil dalam tatapan
Yah, tatapan kepastian yang mengguncang

Tiba-tiba singa kecil punya kekuatan
Kekuatan seekor macan yang mampu memakan
Apa saja yang jadi penghalang

Singa kecil tetaplah singa kecil
Yang harus belajar pada kancil mungil yang periang
Yang harus bertanya pada burung yang terbang
Pada kucing meong, ayam berkokok, anjing menggonggong,  kambing mengembik, dan harimau yang mengaung


lu2k.3r
22 Juli 2019
20.52 WIB

Sabtu, 20 Juli 2019

PANAH ASMARA

Suara itu membisikkan, "pergilah ke padang hijau"
Aku pun perlahan menuju padang hijau itu
Menepis rerumputan, padang ilalang, tiba-tiba cahaya itu datang

Kutengok, cahaya itu sungguh terang
Jalan remang kulewati berpijar
Selangkah dapat kutempuh

Siapa sangka sang penggoda datang
Panah yang kubawa berbalik arah
Ujung panah siap menghabisi nyawaku
Tongkat jadi taruhan
letakkan atau teruskan

Aku bisa berjalan dengan menahan panah perlahan-lahan
Dilema di persimpangan
Ayat-ayat wiridan menantang, menghadang dan mengingatkan

"Sanggupkah kau bertahan", bisiknya kembali
Atau tongkat akan menghantam
"Aku harus bisa dan bertahan", jawabku.

"Mahkotamu akan hilang, kembali ke kahyangan", bisiknya sekali lagi

Aku bisa bertahan!

Sampai kapan
Entahlah, aku berada pada pilihan
Panah siap mematikan
Yah,
Panah asmara dalam cinta terlarang


lu2k.3r
21 Juli 2019
22.56