COVID-19, PEACE AH
Baru kemarin kau bilang anak alam
Badan besar suka petualang
Keliling dunia siang dan malam
Gelombang badai tak jadi penghalang
Semua kau terjang tuk gapai tujuan
Cerita impian terus bergelanyutan
Inspirasi bergoyang pada tiap tiap insan
Makhluk sejagad menyapa menyaksikan
Siapakah kau gerangan
Yang lalu lalang di jalanan
Pulang pulanglah dengarkan sebuah bisikan
Oh Tuhanku
Kau tunjukkan keagunganMu
Bagi hamba yang terlena dalam pelukan
Kemaksiatan dan kesesatan
Semua terdiam terkunci dan menggenggam
Akankah membawa kesadaran
CintaNya yang mengingatkan
Covid-19, namamu sungguh cantik
Tingkahmu menggelitik dan unik
Dari Tuhanku yang Maha Kasih
Agar ku lebih memahami arti asih
Salam dariku wahai saudaraku
Sampaikan pada Tuhanku
Ampunkan dosa maksiatku
Dosa saudara kami, orang tua kami
para guru kami dan seluruh kaum muslimin muslimat, mukminin mukminat yang masih hidup dan yang sudah tiada.
Covid-19, ku yakin hikmah dariNya
Atas segala takdir dan kuasaNya
Tuhanku Maha Cinta
Tiada dua dalam jiwa rasa di dada
Covid-19..
Peace ahh....
Lu2x
24 Maret 2020
Work From Home
Rabu, 25 Maret 2020
Senin, 17 Februari 2020
Air mata kerinduan
AIR MATA KERINDUAN
Ya Tuhanku
Satu per satu para guru kami Kau panggil
Sementara kami masih dalam kebodohan yang berkepanjangan
Dosa kami tiap hari makin menumpuk
Maksiat kami terus bertambah
Ampuni dosa kami ya Tuhanku
Kami rindu
Rindu ilmu dari para guru
Kami rindu
Rindu doa dari para guru
Kami rindu
Rindu perjumpaan dengan para guru
Rindu itu makin terasa
Saat Kau panggil ke alam baqa
Air mata berlinang
Saat masa itu terkenang
Ya Tuhanku
Ajarkan pada kami ilmu pengetahuan
Yang mampu mengentaskan kami dari segala kebodohan
Tunjukkan kami jalan yang lurus
Menuju ampunan dan ridhoMu
Berkahilah hidup mati kami
Ijinkan kami kelak berjumpa dengan para guru kami, orang orang yang kami cintai
Dengan mengharap syafa'at kekasihMu
Wahai Tuhanku
Raja Pemilik Segala Kehidupan
Akhirkan kehidupan kami dengan husnul khotimah.
Aamiin
2 Februari 2020
22.43
Dalam Kenangan
Bersama Gus Sholah
Ya Tuhanku
Satu per satu para guru kami Kau panggil
Sementara kami masih dalam kebodohan yang berkepanjangan
Dosa kami tiap hari makin menumpuk
Maksiat kami terus bertambah
Ampuni dosa kami ya Tuhanku
Kami rindu
Rindu ilmu dari para guru
Kami rindu
Rindu doa dari para guru
Kami rindu
Rindu perjumpaan dengan para guru
Rindu itu makin terasa
Saat Kau panggil ke alam baqa
Air mata berlinang
Saat masa itu terkenang
Ya Tuhanku
Ajarkan pada kami ilmu pengetahuan
Yang mampu mengentaskan kami dari segala kebodohan
Tunjukkan kami jalan yang lurus
Menuju ampunan dan ridhoMu
Berkahilah hidup mati kami
Ijinkan kami kelak berjumpa dengan para guru kami, orang orang yang kami cintai
Dengan mengharap syafa'at kekasihMu
Wahai Tuhanku
Raja Pemilik Segala Kehidupan
Akhirkan kehidupan kami dengan husnul khotimah.
Aamiin
2 Februari 2020
22.43
Dalam Kenangan
Bersama Gus Sholah
Minggu, 20 Oktober 2019
AURA SANTRI AL IBROHIMI
Dalam sujud malamku
Kurasakan hangatnya sajadah biru
Diantara putaran tasbih yang beradu
Kupanjatkan doa yang syahdu
Terkhusus ayah bundaku
Serta kyai dan guruku
Hati yang terkenang saat itu
Bersama dalam alunan yang merdu
Suara santri membahana menyeru
Menghiasi awan awan yang kelabu
Wajah wajah indah memancarkan aura
Langkah santri Ibrohimi penuh makna
Mantapkan hati kuatkan cita cita
Harapkan bahagia selamat akhiratnya
Santri santri Ibrohimi
Satukan asa raih ridho ilahi
Berjuang untuk negri
Garda terdepan NKRI
Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia
20 Oktober 2019
Kurasakan hangatnya sajadah biru
Diantara putaran tasbih yang beradu
Kupanjatkan doa yang syahdu
Terkhusus ayah bundaku
Serta kyai dan guruku
Hati yang terkenang saat itu
Bersama dalam alunan yang merdu
Suara santri membahana menyeru
Menghiasi awan awan yang kelabu
Wajah wajah indah memancarkan aura
Langkah santri Ibrohimi penuh makna
Mantapkan hati kuatkan cita cita
Harapkan bahagia selamat akhiratnya
Santri santri Ibrohimi
Satukan asa raih ridho ilahi
Berjuang untuk negri
Garda terdepan NKRI
Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia
20 Oktober 2019
Selasa, 08 Oktober 2019
HARMONI BATIK
Sorotan celah lingkaran pupil
Mengikuti jejak yang berkelok kelok
Memandang warna warni ceria
Merasakan harmoni cinta
Hijau terpadu merah merona
Terhampar kain hitam penuh pesona
Kuning biru menampakkan aura
Dalam pancaran batik Indonesia
Hari ini rayakan batik Nasional
Kreasi anak bangsa elok nan profesional
Tembus karya regional hingga Internasional
Batik bangsaku terbalut goresan syahdu
Indahmu menambah megah citramu
Batik bangsaku naluri kepribadianmu
Temukan cinta diantara jati dirimu
Kubangga karya negriku
Bersatu bangkitkan harapanku
Semaikan warna di dadaku
Semangat batik pilihanku
Batik Indonesia,
Beragam corak, irama menggelora
Bahagia berdendang bersama
Menyatukan asa jalin cita anak bangsa
Jayalah batik Indonesia
Menggema seantero jagat raya
2 Oktober 2019
Hari Batik Nasional
SMANUSA INSPIRASIKU
Mengikuti jejak yang berkelok kelok
Memandang warna warni ceria
Merasakan harmoni cinta
Hijau terpadu merah merona
Terhampar kain hitam penuh pesona
Kuning biru menampakkan aura
Dalam pancaran batik Indonesia
Hari ini rayakan batik Nasional
Kreasi anak bangsa elok nan profesional
Tembus karya regional hingga Internasional
Batik bangsaku terbalut goresan syahdu
Indahmu menambah megah citramu
Batik bangsaku naluri kepribadianmu
Temukan cinta diantara jati dirimu
Kubangga karya negriku
Bersatu bangkitkan harapanku
Semaikan warna di dadaku
Semangat batik pilihanku
Batik Indonesia,
Beragam corak, irama menggelora
Bahagia berdendang bersama
Menyatukan asa jalin cita anak bangsa
Jayalah batik Indonesia
Menggema seantero jagat raya
2 Oktober 2019
Hari Batik Nasional
SMANUSA INSPIRASIKU
Selasa, 01 Oktober 2019
Sandiwara Cinta Luky & Juky
Sampai kapan sandiwara ini berlangsung
Luky & Juky dalam atraksi percintaan
Terbungkus dalam kata-kata
Dikemas dalam keindahan sementara
Kerinduan yang tergenggam
Di dada menembus jantung perasaan
Sandiwara sampai kapan diperankan
Terus terbuai sebab peran tak teragendakan
Arah tak menentu terombang ambing sebuah nafsu
Luky & Juky tak mampu berpisah
Dan juga tak yakin bersatu
Sandiwara Luky & Juky
Dipanggung berawan hitam kelam
Penuh bayang bayang terbius angan-angan
Sandiwara tetaplah sandiwara
Yang menjerumus pada angkara murka
Perlahan menepi diantara panggung
Sang sutradara mungkin hanya tersenyum
Peran itu tiba-tiba diperankan
Luky & Juky seakan hanyalah wayang
Yang dimainkan oleh kelihaian dalang
Yah, wayang yang punya perasaan
Membiarkan perasaan terbang terngiang
Menanti perasaan hilang
Hingga keadaan kembali tenang
1 Okt 2019
15.35
Luky & Juky dalam atraksi percintaan
Terbungkus dalam kata-kata
Dikemas dalam keindahan sementara
Kerinduan yang tergenggam
Di dada menembus jantung perasaan
Sandiwara sampai kapan diperankan
Terus terbuai sebab peran tak teragendakan
Arah tak menentu terombang ambing sebuah nafsu
Luky & Juky tak mampu berpisah
Dan juga tak yakin bersatu
Sandiwara Luky & Juky
Dipanggung berawan hitam kelam
Penuh bayang bayang terbius angan-angan
Sandiwara tetaplah sandiwara
Yang menjerumus pada angkara murka
Perlahan menepi diantara panggung
Sang sutradara mungkin hanya tersenyum
Peran itu tiba-tiba diperankan
Luky & Juky seakan hanyalah wayang
Yang dimainkan oleh kelihaian dalang
Yah, wayang yang punya perasaan
Membiarkan perasaan terbang terngiang
Menanti perasaan hilang
Hingga keadaan kembali tenang
1 Okt 2019
15.35
Kamis, 19 September 2019
UJIAN MENUJU UJUNG PERTAPAAN
Hari demi hari makin terasa
Singa kecil makin tak mampu melupakan pertemuan dan perkenalannya dengan si gajah
Sosok besar yang membuatnya terkagum
Bisa dikatakan se-visi atau se-misi
Gelombang telah sama antara kau dan aku
Itulah yang sering dikatakan si gajah waktu itu
Pertemanan itu membuatnya ingin sering bertemu
Hanya ingin bertatap muka
Mungkin kebahagiaan saat jumpa sebab lama berpisah
Namun, singa kecil harus bertahan dengan misinya
Pertemanannya adalah keberuntungan ataukah ujian baginya untuk menuju ujung bukit pertapaan
Pertapaan yang tinggal hitungan langkah
Sungguh amat berat dan terjal
Keberhasilan akan didapatkan saat kesucian diri terjaga sampai tujuan kan tiba
19 September 2019
22.52
Menunggu
Singa kecil makin tak mampu melupakan pertemuan dan perkenalannya dengan si gajah
Sosok besar yang membuatnya terkagum
Bisa dikatakan se-visi atau se-misi
Gelombang telah sama antara kau dan aku
Itulah yang sering dikatakan si gajah waktu itu
Pertemanan itu membuatnya ingin sering bertemu
Hanya ingin bertatap muka
Mungkin kebahagiaan saat jumpa sebab lama berpisah
Namun, singa kecil harus bertahan dengan misinya
Pertemanannya adalah keberuntungan ataukah ujian baginya untuk menuju ujung bukit pertapaan
Pertapaan yang tinggal hitungan langkah
Sungguh amat berat dan terjal
Keberhasilan akan didapatkan saat kesucian diri terjaga sampai tujuan kan tiba
19 September 2019
22.52
Menunggu
Senin, 16 September 2019
SINGA KECIL BERTEMU KANCIL
Singa kecil sangat bahagia
Sebab bintang itu memancar kembali
Lebih terang bahkan lebih tajam
Bintang itu yang membuatnya semangat melanjutkan perjalanan
Menyusuri hutan belantara, menyebrang lautan, mendaki bukit dan pegunungan
Ilmu burung gagak dan capung yang berpengalaman terbang kesana kemari tetap dipegang
Oh my God
Dunia ini memang sempit
Singa kecil ingin menemui kancil
Kancil yang bertapa di belakang goa
Dengan asap yang mengepul keluar cela-cela
Kancil dengan pandangan mata menyala
Menatap singa kecil yang hadir di depannya
Duduk bersandar menyodorkan cerutu padanya
Apa gerangan maksud singa kecil
Kancil sudah mampu menerkanya
Singa kecil mencari dan terus mencari
Petuah dari siapa saja
Yang suka padanya atau yang benci padanya
Singa kecil tak risau hanya karena itu saja
Petuah tetaplah petuah, yang harus didengar
Lalu selanjutnya terserah suara hati kemana
16 September 2019
14.10
Office Room
Sebab bintang itu memancar kembali
Lebih terang bahkan lebih tajam
Bintang itu yang membuatnya semangat melanjutkan perjalanan
Menyusuri hutan belantara, menyebrang lautan, mendaki bukit dan pegunungan
Ilmu burung gagak dan capung yang berpengalaman terbang kesana kemari tetap dipegang
Oh my God
Dunia ini memang sempit
Singa kecil ingin menemui kancil
Kancil yang bertapa di belakang goa
Dengan asap yang mengepul keluar cela-cela
Kancil dengan pandangan mata menyala
Menatap singa kecil yang hadir di depannya
Duduk bersandar menyodorkan cerutu padanya
Apa gerangan maksud singa kecil
Kancil sudah mampu menerkanya
Singa kecil mencari dan terus mencari
Petuah dari siapa saja
Yang suka padanya atau yang benci padanya
Singa kecil tak risau hanya karena itu saja
Petuah tetaplah petuah, yang harus didengar
Lalu selanjutnya terserah suara hati kemana
16 September 2019
14.10
Office Room
Langganan:
Postingan (Atom)