Rabu, 25 Maret 2020

Covid-19, Peace ah

COVID-19, PEACE AH

Baru kemarin kau bilang anak alam
Badan besar suka petualang
Keliling dunia siang dan malam
Gelombang badai tak jadi penghalang

Semua kau terjang tuk gapai tujuan
Cerita impian terus bergelanyutan
Inspirasi bergoyang pada tiap tiap insan
Makhluk sejagad menyapa menyaksikan
Siapakah kau gerangan
Yang lalu lalang di jalanan
Pulang pulanglah dengarkan sebuah bisikan

Oh Tuhanku
Kau tunjukkan keagunganMu
Bagi hamba yang terlena dalam pelukan
Kemaksiatan dan kesesatan
Semua terdiam terkunci dan menggenggam
Akankah membawa kesadaran
CintaNya yang mengingatkan

Covid-19, namamu sungguh cantik
Tingkahmu menggelitik dan unik
Dari Tuhanku yang Maha Kasih
Agar ku lebih memahami arti asih

Salam dariku wahai saudaraku
Sampaikan pada Tuhanku
Ampunkan dosa maksiatku
Dosa saudara kami, orang tua kami
para guru kami dan seluruh kaum muslimin muslimat, mukminin mukminat yang masih hidup dan yang sudah tiada.

Covid-19, ku yakin hikmah dariNya
Atas segala takdir dan kuasaNya
Tuhanku Maha Cinta
Tiada dua dalam jiwa rasa di dada

Covid-19..
Peace ahh....

Lu2x
24 Maret 2020
Work From Home

Senin, 17 Februari 2020

Air mata kerinduan

AIR MATA KERINDUAN

Ya Tuhanku
Satu per satu para guru kami Kau panggil
Sementara kami masih dalam kebodohan yang berkepanjangan
Dosa kami tiap hari makin menumpuk
Maksiat kami terus bertambah
Ampuni dosa kami ya Tuhanku

Kami rindu
Rindu ilmu dari para guru
Kami rindu
Rindu doa dari para guru
Kami rindu
Rindu perjumpaan dengan para guru

Rindu itu makin terasa
Saat Kau panggil ke alam baqa
Air mata berlinang
Saat masa itu terkenang

Ya Tuhanku
Ajarkan pada kami ilmu pengetahuan
Yang mampu mengentaskan kami dari segala kebodohan
Tunjukkan kami jalan yang lurus
Menuju ampunan dan ridhoMu

Berkahilah hidup mati kami
Ijinkan kami kelak berjumpa dengan para guru kami, orang orang yang kami cintai
Dengan mengharap syafa'at kekasihMu
Wahai Tuhanku
Raja Pemilik Segala Kehidupan
Akhirkan kehidupan kami dengan husnul khotimah.

Aamiin

2 Februari 2020
22.43
Dalam Kenangan
Bersama Gus Sholah

Minggu, 20 Oktober 2019

AURA SANTRI AL IBROHIMI

Dalam sujud malamku
Kurasakan hangatnya sajadah biru
Diantara putaran tasbih yang beradu
Kupanjatkan doa yang syahdu
Terkhusus ayah bundaku
Serta kyai dan guruku

Hati yang terkenang saat itu
Bersama dalam alunan yang merdu
Suara santri membahana menyeru
Menghiasi awan awan yang kelabu

Wajah wajah indah memancarkan aura
Langkah santri Ibrohimi penuh makna
Mantapkan hati kuatkan cita cita
Harapkan bahagia selamat akhiratnya

Santri santri Ibrohimi
Satukan asa raih ridho ilahi
Berjuang untuk negri
Garda terdepan NKRI
Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia


20 Oktober 2019

Selasa, 08 Oktober 2019

HARMONI BATIK

Sorotan celah lingkaran pupil
Mengikuti jejak yang berkelok kelok
Memandang warna warni ceria
Merasakan harmoni cinta

Hijau terpadu merah merona
Terhampar kain hitam penuh pesona
Kuning biru menampakkan aura
Dalam pancaran batik Indonesia

Hari ini rayakan batik Nasional
Kreasi anak bangsa elok nan profesional
Tembus karya regional hingga Internasional

Batik bangsaku terbalut goresan syahdu
Indahmu menambah megah citramu
Batik bangsaku naluri kepribadianmu
Temukan cinta diantara jati dirimu

Kubangga karya negriku
Bersatu bangkitkan harapanku
Semaikan warna di dadaku
Semangat batik pilihanku

Batik Indonesia,
Beragam corak, irama menggelora
Bahagia berdendang bersama
Menyatukan asa jalin cita anak bangsa
Jayalah batik Indonesia
Menggema seantero jagat raya


2 Oktober 2019
Hari Batik Nasional
SMANUSA INSPIRASIKU




Selasa, 01 Oktober 2019

Sandiwara Cinta Luky & Juky

Sampai kapan sandiwara ini berlangsung
Luky & Juky dalam atraksi percintaan
Terbungkus dalam kata-kata
Dikemas dalam keindahan sementara
Kerinduan yang tergenggam
Di dada menembus jantung perasaan

Sandiwara sampai kapan diperankan
Terus terbuai sebab peran tak teragendakan
Arah tak menentu terombang ambing sebuah nafsu
Luky & Juky tak mampu berpisah
Dan juga tak yakin bersatu

Sandiwara Luky & Juky
Dipanggung berawan hitam kelam
Penuh bayang bayang terbius angan-angan
Sandiwara tetaplah sandiwara
Yang menjerumus pada angkara murka

Perlahan menepi diantara panggung
Sang sutradara mungkin hanya tersenyum
Peran itu tiba-tiba diperankan
Luky & Juky seakan hanyalah wayang
Yang dimainkan oleh kelihaian dalang

Yah, wayang yang punya perasaan
Membiarkan perasaan terbang terngiang
Menanti perasaan hilang
Hingga keadaan kembali tenang


1 Okt 2019
15.35





Kamis, 19 September 2019

UJIAN MENUJU UJUNG PERTAPAAN

Hari demi hari makin terasa
Singa kecil makin tak mampu melupakan pertemuan dan perkenalannya dengan si gajah
Sosok besar yang membuatnya terkagum
Bisa dikatakan se-visi atau se-misi
Gelombang telah sama antara kau dan aku
Itulah yang sering dikatakan si gajah waktu itu

Pertemanan itu membuatnya ingin sering bertemu
Hanya ingin bertatap muka
Mungkin kebahagiaan saat jumpa sebab lama berpisah

Namun, singa kecil harus bertahan dengan misinya
Pertemanannya adalah keberuntungan ataukah ujian baginya untuk menuju ujung bukit pertapaan

Pertapaan yang tinggal hitungan langkah
Sungguh amat berat dan terjal
Keberhasilan akan didapatkan saat kesucian diri terjaga sampai tujuan kan tiba


19 September 2019
22.52
Menunggu

Senin, 16 September 2019

SINGA KECIL BERTEMU KANCIL

Singa kecil sangat bahagia
Sebab bintang itu memancar kembali
Lebih terang bahkan lebih tajam
Bintang itu yang membuatnya semangat melanjutkan perjalanan
Menyusuri hutan belantara, menyebrang lautan, mendaki bukit dan pegunungan
Ilmu burung gagak dan capung yang berpengalaman terbang kesana kemari tetap dipegang

Oh my God
Dunia ini memang sempit
Singa kecil ingin menemui kancil
Kancil yang bertapa di belakang goa
Dengan asap yang mengepul keluar cela-cela

Kancil dengan pandangan mata menyala
Menatap singa kecil yang hadir di depannya
Duduk bersandar menyodorkan cerutu padanya
Apa gerangan maksud singa kecil
Kancil sudah mampu menerkanya

Singa kecil mencari dan terus mencari
Petuah dari siapa saja
Yang suka padanya atau yang benci padanya
Singa kecil tak risau hanya karena itu saja
Petuah tetaplah petuah, yang harus didengar
Lalu selanjutnya terserah suara hati kemana


16 September 2019
14.10
Office Room